Modal Awal Mendidik Anak
Ditulis oleh Administrator pada 11 Agustus 2021

          Untuk mendidik seorang anak, maka kita sebagai orang tua harus mampu menanamkan akhlaq yang baik dalam jiwa seorang anak. Agar di dalam hati dan jiwanya, terhindar dari hal-hal yang buruk. Maka, sudah menjadi kewajiban kita untuk menanamkan akhlak yang baik. Lalu, bagaimana kita menanamkan akhlak yang baik kepada seorang anak?

Sahabat bisa melakukan beberapa langkah berikut:

 

1. Dengan Kelembutan

Menanamkan sikap yang baik kepada seorang anak harus dengan kelembutan. Jangan sampai dilakukan dengan cara kekerasan, sebab seorang anak itu memiliki jiwa yang bersih dan masih seperti kertas putih. Untuk itu agar apa yang kita ajarkan dapat diterima dengan baik, maka sikap lemah lembut dapat menjadi pilihan. Sebagaimana dalam sebuah hadist dijelaskan:

Dari ‘Aisyah, istri Nabi Muhammad shallallaahu ‘alaihi wa sallam beliau, berkata: Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya Allah mencintai kelembutan dalam segala hal.” (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari, 6024).

Dari ‘Aisyah istri Nabi Muhammad shallallaahu ‘alaihi wa sallam beliau, berkata: Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Jika Allah ‘azza wa jalla menginginkan kebaikan bagi anggota rumah tangga, Dia akan memasukkan kelembutan kepada mereka.” (Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Musnad-nya (24427); yang dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih al-Jaami ‘as-Shaghir (303)).

Di antara tabiat anak-anak adalah mereka mencintai orang tua yang lemah lembut kepada anak-anaknya, membantu mereka dan yang perhatian kepada mereka, sebisa mungkin tanpa teriak dan amarah; bahkan dengan penuh hikmah dan kesabaran. Dalam usia anak-anak adalah waktu yang tepat untuk menanamkan adab-adab dan pendidikan yang baik.

Saat anak-anak mencintai orang tua yang penuh kelembutan, maka cintanya ini akan memotivasi mereka untuk menaati orang tuanya. Sebaliknya, jika tidak ada kelembutan dari orang tua, bahkan hanya ada kekerasan, akan menyebabkan anak menjauh, bahkan mereka akan memiliki sikap keras kepala dan tidak taat kepada orang tuanya.

 

2. Berikan nasihat yang membangun

Saat kita akan membesarkan anak, maka kita harus bersikap bijak dan benar. Saat seorang anak melakukan kesalahan, maka kita boleh memberikan nasihat yang dapat membangun jiwa dan karakter seorang anak. Kita juga boleh memberikan hukuman yang bermanfaat.

Seperti, jika seorang anak selalu menghabiskan waktu yang cukup lama untuk menonton televisi, maka kita sebagai orang tua boleh membatasi program yang mereka tonton. Jika anak-anak melampaui waktu tonton yang telah ditentukan, maka kita pun boleh menghukum mereka dengan tujuan untuk kebaikan dan memberikan manfaat pendidikan adab dan budi pekerti.

 

3. Memberikan contoh yang baik

Sebelum menanamkan akhlak yang baik kepada seorang anak. Maka, orang tua harus memiliki akhlaq yang baik terlebih dahulu. Agar seorang anak pun dapat mencontoh sikap dan akhlak orang tuanya.

 

 

4. Menerapkan Lingkungan yang Baik

Lingkungan yang baik adalah lingkungan yang dapat menerapkan perbuatan baik. Lingkungan seperti ini sangat jarang kita jumpai. Namun, dengan usaha keras dan sungguh-sungguh secara fisik, psikologis dan finansial, insyaAllah kita mampu untuk menciptakan lingkungan yang baik di sekitar tempat tinggal kita.

Semoga dapat memberikan manfaat dan kita mampu mendidik anak dengan baik. Aamiin…

WhatsApp