Angka kemiskinan di Indonesia hingga saat ini masih menjadi tantangan bersama. Kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih membuat banyak keluarga harus berjuang keras untuk memenuhi kebutuhan dasar hidupnya. Menyadari hal tersebut, Lembaga Amil Zakat Harapan Robbani, sebagai lembaga transformasi dari Graha Yatim dan Dhuafa (GRAY), kembali mengambil peran nyata melalui kegiatan Santunan Pejuang Keluarga.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 27 April 2026 di Aula Kantor Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, dengan menyalurkan santunan kepada 200 pejuang keluarga, yaitu mereka yang menjadi tulang punggung keluarga dalam kondisi keterbatasan ekonomi. Program ini merupakan bentuk implementasi fungsi zakat sebagai instrumen keadilan sosial, pengentasan kemiskinan, dan penguatan ketahanan keluarga.
Sebelum pelaksanaan kegiatan, Lembaga Amil Zakat Harapan Robbani telah melakukan rangkaian persiapan melalui Kick Off Program bersama Bapak Adam Wallesa, S.STP., M.Si. selaku Camat Harjamukti beserta jajaran, yang dilanjutkan dengan proses pendataan secara komprehensif. Pendataan ini bertujuan memastikan bahwa penerima manfaat benar-benar tepat sasaran.
Adapun prioritas penerima santunan adalah fakir dan miskin sesuai dengan asnaf zakat (delapan golongan penerima zakat). Selain itu, dilakukan proses penyaringan lanjutan dengan memprioritaskan fakir dan miskin yang belum memiliki atau belum menerima fasilitas bantuan sosial dari pemerintah, seperti PKH, BLT, dan program bantuan sosial lainnya. Dengan demikian, zakat dapat menjangkau kelompok masyarakat yang masih luput dari intervensi bantuan.
Dalam sambutannya, Camat Lemahwungkuk menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program ini. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara lembaga zakat dan pemerintah menjadi langkah strategis dalam menekan angka kemiskinan. “Kami sangat mengapresiasi inisiatif Lembaga Amil Zakat Harapan Robbani yang telah membantu masyarakat kami. Program seperti ini sangat bermanfaat, terutama bagi warga yang belum tersentuh bantuan pemerintah. Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan memberikan dampak yang lebih luas,” ujarnya.
Program Santunan Pejuang Keluarga ini juga merupakan bentuk sinergi dan dukungan terhadap program pemerintah dalam upaya menurunkan angka kemiskinan serta memperkuat kesejahteraan sosial. Lebih jauh, kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya poin Tanpa Kemiskinan, Mengurangi Kesenjangan, dan Kehidupan yang Layak.
Melalui program ini, Lembaga Amil Zakat Harapan Robbani berharap santunan yang diberikan dapat menjadi penyemangat dan penguat mental bagi para penerima manfaat untuk terus bertahan dan menjalani kehidupan yang dalam beberapa waktu terakhir terasa semakin berat.
Tidak hanya berhenti pada program santunan, Lembaga Amil Zakat Harapan Robbani juga memiliki program pendayagunaan zakat yang berfokus pada pemberdayaan asnaf fakir dan miskin, agar mereka dapat meningkatkan taraf hidup secara berkelanjutan, mandiri, dan bermartabat.
Dengan semangat kolaborasi, zakat diharapkan tidak hanya menjadi bantuan sesaat, tetapi juga menjadi jalan transformasi sosial menuju masyarakat yang lebih sejahtera dan berkeadilan.

Comments are closed.